Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/kuta0109/public_html/ext/modules/mod_banners/tmpl/default.php on line 9
Beranda Kutai Timur
Agropoilitan
|
Agropolitan |
|
|
Rabu, 10 Desember 2008 23:19 |
|
GERDABANGAGRI sebagai motor penggerak pengembangan Agribisnis memerlukan pembangunan suatu Agropolitan , yang mampu mendukung pengembangan ekonomi kerakyatan berbasis agribisnis/agroindustrri di Kutai Timur. AGROPOLITAN merupakan sistem manajemen dan tatanan terhadap suatu kawasan yang menjadi pusat pertumbuhan bagi kegiatan ekonomi berbasis pertanian (agribisnis/agroindustri). kawasan agropolitan diharapkan akan menarik pengembangan ekonomi berbasis agri di wilayah hinterland, dan oleh karenanya perlu diciptakan suatu Linkage dan keterpaduan antara kawasan Agropolitan dengan kawasan hinterland. Menetapkan dan mengembangkan kawasan Agropolitan SANGSAKA, dimana Maloy sebagai pusat AGROINDUSTRI. Selanjutnya kawasan AGROPOLITAN SANGSAKA dengan Maloy didalamnya sebagai pusat pertumbuhanagribisnis/agropolitan. Melakukan Zonasi (perwilayahan) komoditas di Kutai Timur dan menetapkan wilayah-wilayah pengembangan lain yang berfungsi sebagai satelit pertumbuhan dari AGROPOLITAN SANGSAKA atau pusat pertumbuhan Agribisnis orde kedua. Mengembangkan infrastruktur pendukung, seperti Transportasi, komunikas, Air Bersih dan Energi bagi pengembangan kawasan AGROPOLITAN maupun pengembangan agribisnis di wilayah hinterland. Pengembangan Kawasan Industri Maloy
Dengan wilayah Kabupaten Kutai Timur yang begitu luas dan dalam rangka GERDABANGAGRI, maka AGROPOLITAN SANGSAKA pada dasarnya merupakan rintisan pengembangan kawasan Agropolitan di Kabupaten Kutai Timur. Di Masa mendatang, kawasan-kawasan serupa akan dikembangkan, sehingga terjadi percepatan pengembangan agribisnis/agroindustri di Kabupaten Kutai Timur. Mengapa AGROPOLITAN SANGSAKA dan KAWASAN AGROINDUSTRI MALOY ? - Luas wilayah Sangsaka mencukupi sebagai pengembangan kawasan Agropolitan, berdasarkan luasan wilayah pengembangan partial (1 wpp = 25.000 ha)
- Telah ada Pelabuhan samudra, dengan kapasitas bongkar muat 7000 ton
- Dapat menjadi pelabuhan transit untuk kawasan Indonesia Timur.
- Telah ada jalan Arteri (trans Kalimantan) penghubung Sangatta- samarinda-Balikpapan
- Curah Hujan merata sepanjang tahun (25.000 mm / thn)
- Jumlah populasi penduduk SangSaKa + 300.000 jiwa
- Kondisi agroklimat sangat sesuai untuk pengembangan komoditas agribisnis
- Tersedianya fasilitas sarana-prasarana dan terus dikembangkan untuk ditingkatkan
- Tersediannya perincian dasar (RDTR, RTBL, dll) Maloy
- Adanya embrio P3AK
- Adanya embrio agropolitan yang dipelopori oleh KOMAGRI
- Adanya penerapan pola perkembangan perkebunan yang khas di Kutai Timur dan Maloy
- Pendirian balai GERDABANGAGRI di Maloy Kabupaten Kutai Timur
- SP2AB, Dai Pembangunan, PPL, Petani inti dan kader koperasi
- Pembentukan Koperasi Unggul di kecamatan
- Tersedianya Angkutan Pedesaan
- Maloy telah disetujui sebagai salah satu kawasan tumbuh di Kalimantan Timur
Dua Faktor dijadikan pertimbangan dalam menentukan wilayah mana saja yang dapat digunakan untuk kegiatan budidaya petanian : - Keberadaan Kawasan Lindung, yakni kawasan yang telah ditetapkan berdasarkan karakteristik alamnya sebagai kawasan yang memberikan perlindungan bagi alam secara ekologis.
- Keberadaan Kuasa Pertambangan dan Konsesi HPH yang aktif. Konsesi biasanya memiliki jangka waktu yang panjang, sehingga tidak semua kegiatan budidaya pertanian yang sesuai lahannya dapat dilaksanakan pada lahan yang konsesinya dikuasai oleh pihak tertentu.
Pemerintah Kabupaten Kutai Timur terus melakukan verifikasi dan penataan kembali kawasan HPH maupun HTI - walaupun hal ini memerlukan waktu dan melibatkan banyak pihak terkait. Kemungkinan dan Peluang sangat terbuka untuk mengkonversi kawasan hutan produksi menjadi kawasan budidaya pertanian.
|
|
LAST_UPDATED2 |
|
Kominfo Newsroom RSS Feed
|
| Berita Terkini Kominfo Newsroom |
-
KEMENKES SIAPKAN 12 RS UNTUK UJI COBA JAMU
Jakarta, 3/9/2010 (Kominfo-Newsroom) Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Badan Litbangkes) Kementerian Kesehatan menyiapkan sedikitnya 12 rumahsakit sebagai uji coba scientifikasi jamu.
-
POS KESEHATAN LAYANI 8.522 KORBAN SINABUNG
Jakarta, 3/9/2010 (Kominfo-Newsroom) Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih, Jumat (3/9), mengunjungi korban letusan Gunung Sinabung di pos kesehatan RSUD Kabanjahe, Sumatera Utara. Sedikitnya, 8.522 korban akibat letusan Gunung Sinabung telah mendapat pengobatan.
-
POLDA METRO JAYA TANGKAP PENJUAL MIRAS DI INTERNET
Jakarta, 3/9/2010 (Kominfo-Newsroom) Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) menangkap penjual minuman keras (miras), berinisial AS, yang memanfaatkan internet di sekitar Tamansari, Jakarta Barat.
|
pengguna terkini
Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/kuta0109/public_html/ext/modules/mod_pengunjung_terkini/mod_pengunjung_terkini.php on line 15
Copyright © www.kutaitimur.go.id 2009 valid XHTML and CSS.