logo

Extra Menu


Baner
Beranda Kutai Timur Wisata Kutim
Pariwisata Cetak
Kamis, 11 Desember 2008 00:21

Taman Nasional Kutai

Taman Nasional Kutai merupakan aslah satu objek andalan Kabupaten Kutai Timur. Taman nasional ini memiliki luas 198.629 ha dan secara administratif terletak dalam wilayah administrasi Kecamatan Bontang Utara, Sangatta, Bontang Selatan, Muara Badak, Muara Kanan, Kabupaten Kutai Timur, Propinsi Kalimantan Timur. Sebelum menjadi taman nasional, kawasan ini merupakan Suaka Margastwa Kutai dengan luas 306.000 ha yang ditetapkan berdasarkan SK Hindia Belanda dan Pemerintah Kerajaan Kutai tahun 1934. Perubahan status kawasan terjadi pada tahun 1982 melalui SK Menteri Pertanian, dengan luas sebesar 200.000 ha. Perkembangan Kotif Bontang pada tahun 1982 antara lain menyebabkan pengurangan luas taman nasional ini.

 

Untuk sampai ke lokasi Taman Nasional Kutai (TNK) dapat dilakukan dari Samarinda - Bontang melalui jalur darat lebih kurang sekitar 125 km dan meneruskan perjalanan dengan menggunakan perahu motor menuju Teluk Kaba yang memakan waktu lebih kurang 2 jam.

TNK memiliki potensi kekayaan flora dan fauna, termasuk diantaranya hewan dan tumbuhan langka yang dilindungi, seperti orang utan, bekantan, dan berbagai anggrek hutan. Di TNK ini terdapat berbagai tipe vegetasi utama seperti hutan pantai, hutan mangrove, hutan rawa air tawar, hutan kerangas, dan hutan campuran. Di kawasan ini juga terdapat perwakilan hutan ulin terluas di Indonesia. Dengan potensi kekayaan sumber daya alamnya, TNK menawarkan daya tarik alam baik untuk kegiatan pariwisata alam maupun penelitian dan pendidikan.

Pariwisata belum dikembangkan secara optimal di TNK, seperti wisata ilmiah, dan wisata berkemah. Sebenarnya di taman nasional ini sudah ada fasilitas untuk bumi perkemahan, namun sangat disayangkan fasilitas tersebut tidak terawat dengan baik sehingga segala fasilitas perlengkapan yang telah disediakan telah dirusak dan dijarah orang.

 

Goa Ampanas Pangadan dan Goa Mardua

Goa ini terletak di sekitar jalan raya Sangkulirang-Muara Wahau, kurang lebih 225 km dari Samarinda. Daya tarik goa ini adalah terdapatnya ornamen stalagtit dan stalagmit yang terjadi karena proses alam selama beratus-ratus tahun. Beberapa stalagtit dan stalagmit tersebut berbentuk sedotan limun (sodastraw stalagtite), mangkuk (canulite), kristal bercahaya (gaudam), lempengan transparan tipis (cave craft), dan bentuk taji ayam. Selain itu di lokasi tersebut terdapat pula sumber mata air panas. Selain daya tarik alamnya, daya tarik kondisi geologi lokasi ini diharapkan dapat menarik lebih banyak wisatawan. Proses pembentukan gua sehingga menghasilkan bentuk yang sedemikian rupa dapat menjadi nilai tambah lokasi ini.

 

 

 

 

PT Kaltim Prima Coal (PT KPC)

PT KPC adalah salah satu perusahaan pertambangan batubara yang berada di wilayah Kecamatan Sangatta. Selain berfungsi sebagai penambangan batu bara tempat ini juga dapat manjadi daya tarik wisata atau ilmiah yang menawarkan kegiatan penambangan batubara, dengan daya tarik sejarah penemuan batubara, penggalian batubara pertama yang masih tradisional, hingga pendirian pabrik.



Pantai Teluk Lombok dan Teluk Perancis

Pantai Teluk Lombok dan Teluk Perancis terletak tidak jauh dari kota Sangatta yang merupakan ibukota Kabupaten Kutai Timur. Tempat ini dapat dicapai dengan menggunakan jalur darat dari Sangatta sekitar 15 km menyusur pantai timur Kutai Timur. Pemandangan pantai dan laut menjadi daya tarik utama tempat ini, ditambah dengan lokasinya yang tidak terlalu jauh dari kota, diharapkan dapat menjadi tempat berwisata bagi penduduk kota Sangatta.



Pantai Teluk Kaba

teluk Kaba yang masih terletak di dalam kawasan TNK merupakan salah satu objek wisata alam pantai yang di kelilingi oleh vegetasi bakau. Hutan disekitar lokasi tampak masih yang belum banyak tersentuh oleh penduduk atau pendatang. Lokasi ini dulunya tempat penangkaran satwa liar seperti orang hutan, banteng dan rusa, namun sekarang agak sulit untuk menemukan hewan-hewan tersebut. Kebakaran dan perambahan hutan cukup berdampak pada pengurangan jumlah populasi satwa liar tersebut.


Long Segar dan Long Noran

Kedua desa ini bertetangga dan termasuk dalam Kecamatan Muara Wahau. Terletak di tepi Sungai Wahau, untuk mengunjunginya dapat dicapai dengan kapal sungai dari Samarinda ke long Noran atau Long Segar. Mayoritas penduduk desa ini berasal dari suku Apo Kayan. Desa ini kaya akan daya tarik seni budaya dan kerajinan seperti Mandau (berbentuk pedang), patung dan lain-lain. Di desa ini sudah tersedia fasilitas akomodasi untuk para wisatawan, yaitu di lamin (rumah) tradisional mereka yang sebenarnya juga merupakan daya tarik bagi wisatawan, termasuk kisah tentang lamin pnkang itu sendiri.

Pantai Tanjung Bara

Pantai Aquatik Pantai Tanjung Bara – Aquatic berada dalam wilayah teritori pertambangan PT. KPC, sekitar ½ jam perjalanan dari kota Sangatta ke arah utara. Saat ini tempat tersebut masih merupakan tempat rekreasi terbatas bagi anggota. Fasilitas yang ada seperti tempat makan, perahu/boat memang disediakan untuk anggota.
Pantai ini selain memiliki pemandangan indah kelaut Makassar, daya tarik yang lainnya adalah hutan bakau yang mengelilingi pantai. Pegunjung juga dapat berperahu atau duduk-duduk di dermaga yang tersedia sambil memancing.

 

Pulau Birah-birahan

Terletak di kecamatan Sangkulirang, pulau ini dapat dicapai dengan menggunakan kapal motor cepat dari Sangatta atau Benua Baru, Sangkulirang. Pulau Birah-birahan selain memiliki keindahan pemandangan laut juga memiliki keindahan alam bawah lautnya, seperti taman laut dengan keanekaragaman karang laut yang indah, dan ikan hias yang beraneka ragam.

Mata Air Sekerat

Sumber mata air sekerat berada di dalam wilayah PT. API di kaki Gunung Sekerat, kurang lebih 1,5 jam dari dermaga Kolek dengan mengendarai mobil. Daya tarik objek ini adalah keindahan panorama Gunung Sekerat, hutan Kalimantan dan air sungai yang megalir jernih.

Berikut akan dijelaskan gambaran objek dan daya tarik wisata di Kutai Timur yang secara spasial terkelompok di 3 (tiga) wilayah/zona sbb: Sangatta,Sangkulirang dan Ma.Wahau (Pengelompokan ini tidak didasarkan atas batas administratif , tetapi lebih karena kedekatan lokasinya).

Zona Sangatta
Zona Muara Wahau
Zona Sangkulirang

LAST_UPDATED2
 

Warning: file_put_contents(/home/kuta0109/public_html/ext/cache/f957230b4cf6a5aa0338adf0bc3372b0.spc) [function.file-put-contents]: failed to open stream: Permission denied in /home/kuta0109/public_html/ext/libraries/simplepie/simplepie.php on line 7219

Warning: /home/kuta0109/public_html/ext/cache/f957230b4cf6a5aa0338adf0bc3372b0.spc is not writeable in /home/kuta0109/public_html/ext/libraries/simplepie/simplepie.php on line 1623
Kominfo Newsroom RSS Feed
Berita Terkini Kominfo Newsroom
  • PRESIDEN: INDONESIA RAWAN BENCANA
    Medan, 6/9/2010 (Kominfo-Newsroom) Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan, Indonesia memiliki kerawanan terhadap bencana alam jika dilihat dari letak geologi dan geografi.
  • MENSOS BELANJA BARENG ANAK YATIM
    Jakarta, 6/9/2010 (Kominfo-Newsroom) Menteri Sosial (Mensos) Salim Segaf Al Jufri menjelang hari Raya Idul Fitri mengadakan belanja bareng bersama dengan anak yatim dan dhuafa di salah satu pusat grosir wirabala internasional dari Perancis, di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat.
  • KPK BERENCANA PERIKSA ANGGOTA DPR MAX SOPACUA
    Jakarta, 6/9/2010 (Kominfo-Newsroom) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berencana akan meminta keterangan politisi Partai Demokrat, Max Sopacua, sebagai saksi kasus dugaan korupsi proyek pengadaan alat kesehatan di Departemen Kesehatan pada 2007.

pengguna terkini

indomvnt - 30.08.10 jam10:51 
acos - 01.01.70 jam07:00 
Swaxambumus - 01.01.70 jam07:00 
Franky - 01.01.70 jam07:00 
brensaraMerge - 01.01.70 jam07:00 
Sponioungus - 01.01.70 jam07:00 
liftteant - 01.01.70 jam07:00 
tupWepeLoff - 01.01.70 jam07:00 
Guenspine - 01.01.70 jam07:00 
nathainisawiz - 01.01.70 jam07:00 

Copyright © www.kutaitimur.go.id 2009 valid XHTML and CSS.